Thursday, 6 December 2012

NgeShare - Petuah "Ayo Saling Mengasihi"


Salah satu tujuan manusia diciptakan itu ialah untuk saling melengkapi atau untuk saling membutuhkan. Ya, saling melengkapi atau saling membutuhkan, manusia tak dapat hidup bila mereka hanya sendiri. Semua yang ada di bumi ini pun memiliki tujuan yang sama dengan manusia, tumbuhan dan hewan juga diciptakan untuk saling melengkapi.

Namun, mengapa kini seakan manusia melupakan tujuan tersebut? Apakah mereka lupa? Atau memang sengaja lupa?

Si Miskin dan Si Kaya 
Hidup manusia seakan kini tanpa arah, seakan kini mereka hanya ingin menaikkan derajatnya sendiri. Kemiskinan merajalela dimana-mana, yang kaya seakan tak mengenal yang miskin, perang bergejolak tanpa henti. Apakah ini hidup manusia yang sesungguhnya? Bukankah manusia itu saling membantu dan saling mengasihi?

Mengasihi? Sepertinya dijaman ini kata mengasihi telah berganti dengan kata solidaritas yang amat sangat tinggi terhadap suatu golongan/ komunitas, misalnya seorang pelajar yang membentuk sebuah geng. Dalam geng tersebut bila ada anggotanya yang dihina oleh geng lain, pasti 2 geng tersebut akan saling adu fisik dalam sebuah konfrensi yang disebut tawuran. Ini merupakan salah satu contoh rasa solidaritas yang amat sangat tinggi, namun ini terlalu melenceng dari apa yang dinamakan solidaritas. Bolehlah kita memupuk rasa solidaritas namun bukan untuk hal semacam itu kita terapkan.

Tawuran/ Perang seakan menjadi tradisi dalam menyelesaiakan masalah

Perang pun kini bergejolak di mana-mana, seakan menjadi tradisi yang tak dapat terputus. Mulai dari perang antar pemuda hingga perang antar negara, seperti yang kini masih memanas antara Palestina dan Israel. Apakah sebuah permasalahn harus berakhir dengan kata perang? Tak dapatkah kita duduk bersama kemudian berunding untuk mencari formula khusus sebagai jalan keluar permasalahan tersebut? Apakah perang itu menyenangkan hingga mereka selalu melakukan hal tersebut sebagai jalan terkahir penyelesaian masalah?

Merkeka korban tak bersalah
Mereka menderita
Mereka ingin hidup damai
Lihatlah orang-orang yang tak tau menau tentang masalah tersebut. Mereka kini menjadi korban tanpa tau apa kesalahan yang mereka perbuat hingga mereka harus merasakan hal yang terkejam yang disebut perang. 

Ya, Allah....apakah ini yang Engkau sebut bahwa manusia itu makhluk ciptaanmu yang paling sempurna? Bukankah makhluk sempurna itu adalah makhluk yang taat kepadamu dan tak membuat kerusakan di muka bumi ini? Ya, Allah...berikanlah kami petunjukmu, dan ampunilah dosa-dosa yang telah kami perbuat...


Hidup damai dan rukun adalah ciri manusia yang teladan
, ,
 
 
Copyright © 2011-2017 | Surya Blog