NgeShare - Tak Terduga

Pagi tadi agendanya pergi ke bengkel motor. Bermaksud untuk servis sekalian ganti oli, ya, karena si motor rasanya udah radak nggak nyaman buat diajak jalan. Alhasil bangun tidur, terus mandi, tak lupa menggosok gigi, dan otw ke bengkel. Ndak terlalu memakan waktu lama, cukup beberapa menit, tibalah di bengkel motor yang udah jadi langganan sejak semester tiga. Tiba di sana, ladalah, yang antri udah lumayan banyaknya.

Saking antrinya, sampe-sampe harus ngisi buku antrian pula. Ah, ya sudahlah, sabarin aja, ntar juga tiba gilirannya juga. Sembari nunggu giliran motor untuk diservis, untuk sekadar mengusir kegabutan, saya mencoba melihat-lihat ke sekeliling bengkel. Yah, meskipun saya sudah sangat familiar dengan hal-hal yang ada di sana, entah mengapa itu cukup dapat mengobati kegabutan yang saya rasakan.

Sambil melihat-lihat ke sekeliling, walaupun ndak ada yang cukup menarik perhatian saya seperti misalnya bidadari mimi peri yang jatuh dari kahyangan, dari beberapa orang yang juga sedang menyervis motornya, tiba-tiba saya melihat seseorang. Seseorang yang rasa-rasanya begitu tak asing lagi di mata saya, seperti pernah ketemu, tapi di mana. Saya mencoba mengingatnya dan sekonyong-konyong ingatan saya tertuju pada teman lama yang telah jarang bersua. Rasanya ingin menyapa, barangkali itu benar teman lama saya. Namun, ada rasa sedikit takut atau malu kalau-kalau salah orang dan ternyata hanya sekadar mirip saja, atau dianya lupa dengan saya karena sudah sekian lamanya tak berjumpa. Yah, daripada gabut, lantas saya coba menyapanya, mengawalinya dengan salam dan lalu bertanya, "Pagi, ini Lutfi kan?"

Tak lama berselang ia memandang ke arah saya dan kemudian menjawab, "Iya bener, lha ini Surya kan?"

Hmm...mendengar bahwa dia menyebutkan nama saya dengan begitu jelasnya, saya yakin 100% kalau dia ternyata memang teman lama saya dan dia tak lupa, hanya merasa seperti saya, takut kalau ujung-ujungnya salah orang, makanya ndak menyapa duluan. Sejurus kemudian kami berdua mengobrol cukup lama sambil menunggu servis motor kelar dikerjainnya.

Dari cerita saya ini, saya menjadi paham akan sebuah hal yang "tak terduga", seperti misalnya saya yang akhirnya bisa bertemu teman lama yang hampir enam tahun lamanya tak berjumpa. Hal tak terduga memang sulit untuk ditebak kapan tibanya, namanya juga tak terduga, ya bisa tiba-tiba waktunya. Bisa bikin bahagia atau duka karenanya, bisa bikin geli atau nyesek dibuatnya. Saya bersyukur hal yang tak terduga pagi ini adalah bertemu teman lama, untung saja nggak ketemu teman lama yang lagi jalan sama mantan berdua. Kalau itu beneran terjadi, entah gimana rasanya, mungkin saya akan dibuat termehek-mehek dibuatnya. 😂

2 comments:

  1. @Irin Puspiyanti Ningrum ora baper tapi laper mergo lali durung sarapan pas meh neng bengkel

    ReplyDelete