Yosh, pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tutorial mengenai sebuah perintah di Linux. Perintah ini adalah "zip" yang memiliki fungsi untuk memaketkan atau meng-kompres sebuah/ beberapa file menjadi arsip file/ folder berekstensi .zip seperti contoh di bawah ini:


Ya, meskipun saat ini telah ada cara yang lebih mudah untuk meng-kompres file menjadi arsip file/ folder .zip di Linux, yaitu dengan cara klik kanan seperti di bawah ini:


Tapi, tak ada salahnya kan kalau kamu mengetahui cara/ alternatif lain untuk tetap dapat menjalankan fungsi (zip) tersebut? (Hehehe...) Alternatif lainnya seperti dengan menggunakan perintah "zip" pada terminal. Bagaimana caranya? Oke, simak tutorialnya berikut ini:

Meng-kompres Sebuah File
Misalkan kamu memiliki sebuah file bernama "tes.txt" yang ingin kamu kompres menjadi "file.zip", maka kamu dapat meng-kompres file tersebut di terminal dengan menjalankan perintah:
zip file.zip tes.txt
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini setelah kamu menjalankan perintah tersebut.
adding: tes.txt (stored 0%)
Pesan ini menandakan bahwa file "tes.txt" tadi telah berhasil terkompres menjadi "file.zip".

Meng-kompres Beberapa File
Misalkan kamu memiliki beberapa file yang bernama "tes1.txt", "tes2.txt", "tes3.txt", dan "tes4.txt", dan kamu ingin meng-kompres file-file tersebut ke dalam sebuah arsip file bernama "files.zip", maka kamu dapat melakukannya dengan menjalakan perintah seperti berikut ini di terminal:
zip files.zip tes1.txt tes2.txt tes3.txt tes4.txt
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file-filemu tadi telah berhasil terkompres menjadi sebuah file, yaitu "files.zip".
adding: tes1.txt (stored 0%)
adding: tes2.txt (stored 0%)
adding: tes3.txt (stored 0%)
adding: tes4.txt (stored 0%) 

Meng-kompres Folder
Misalkan kamu memiliki folder bernama "files", dan kamu ingin meng-kompresnya  "files.zip", maka kamu dapat melakukannya dengan menjalakan perintah:
zip files.zip files
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa folder tadi telah berhasil terkompres menjadi "files.zip".
adding: files/ (stored 0%)

Menghapus File dari Arsip File/ Folder Zip
Kalau misalnya kamu ingin menghapus file "tes1.txt" dari arsip "files.zip", maka kamu harus menjalankan perintah:
zip -d files.zip tes1.txt
Setelah itu akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file "tes1.txt" tadi telah terhapus.
deleting: tes1.txt

Menambahkan Beberapa File ke Dalam Arsip File/ Folder Zip
Ketika kamu ingin menambahkan beberapa file seperti misalnya file "tes5.txt" dan "tes6.txt" ke dalam arsip file/ folder "files.zip", kamu dapat melakukannya dengan menjalankan perintah seperti berikut ini:
zip -u files.zip tes5.txt tes6.txt
Setelah itu akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file "tes5.txt" dan "tes6.txt" tadi telah berhasil ditambahkan ke dalam arsip "files.zip".
adding: tes5.txt (stored 0%)
adding: tes6.txt (stored 0%)

Oke, sekiranya itu tutorial mengenai cara menggunakan perintah zip di linux. Seperti biasa, kalau ada pertanyaan atau saran yang ingin kamu sampaikan kepada saya, kamu dapat menuliskannya pada kolom komentar yang letaknya ada di bawah postingan ini.

Semoga bermanfaat ya! 😊

NgeShare - Cara Menggunakan Perintah Zip di Linux


Yosh, pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan tutorial mengenai sebuah perintah di Linux. Perintah ini adalah "zip" yang memiliki fungsi untuk memaketkan atau meng-kompres sebuah/ beberapa file menjadi arsip file/ folder berekstensi .zip seperti contoh di bawah ini:


Ya, meskipun saat ini telah ada cara yang lebih mudah untuk meng-kompres file menjadi arsip file/ folder .zip di Linux, yaitu dengan cara klik kanan seperti di bawah ini:


Tapi, tak ada salahnya kan kalau kamu mengetahui cara/ alternatif lain untuk tetap dapat menjalankan fungsi (zip) tersebut? (Hehehe...) Alternatif lainnya seperti dengan menggunakan perintah "zip" pada terminal. Bagaimana caranya? Oke, simak tutorialnya berikut ini:

Meng-kompres Sebuah File
Misalkan kamu memiliki sebuah file bernama "tes.txt" yang ingin kamu kompres menjadi "file.zip", maka kamu dapat meng-kompres file tersebut di terminal dengan menjalankan perintah:
zip file.zip tes.txt
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini setelah kamu menjalankan perintah tersebut.
adding: tes.txt (stored 0%)
Pesan ini menandakan bahwa file "tes.txt" tadi telah berhasil terkompres menjadi "file.zip".

Meng-kompres Beberapa File
Misalkan kamu memiliki beberapa file yang bernama "tes1.txt", "tes2.txt", "tes3.txt", dan "tes4.txt", dan kamu ingin meng-kompres file-file tersebut ke dalam sebuah arsip file bernama "files.zip", maka kamu dapat melakukannya dengan menjalakan perintah seperti berikut ini di terminal:
zip files.zip tes1.txt tes2.txt tes3.txt tes4.txt
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file-filemu tadi telah berhasil terkompres menjadi sebuah file, yaitu "files.zip".
adding: tes1.txt (stored 0%)
adding: tes2.txt (stored 0%)
adding: tes3.txt (stored 0%)
adding: tes4.txt (stored 0%) 

Meng-kompres Folder
Misalkan kamu memiliki folder bernama "files", dan kamu ingin meng-kompresnya  "files.zip", maka kamu dapat melakukannya dengan menjalakan perintah:
zip files.zip files
Kemudian tekan tombol "Enter", akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa folder tadi telah berhasil terkompres menjadi "files.zip".
adding: files/ (stored 0%)

Menghapus File dari Arsip File/ Folder Zip
Kalau misalnya kamu ingin menghapus file "tes1.txt" dari arsip "files.zip", maka kamu harus menjalankan perintah:
zip -d files.zip tes1.txt
Setelah itu akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file "tes1.txt" tadi telah terhapus.
deleting: tes1.txt

Menambahkan Beberapa File ke Dalam Arsip File/ Folder Zip
Ketika kamu ingin menambahkan beberapa file seperti misalnya file "tes5.txt" dan "tes6.txt" ke dalam arsip file/ folder "files.zip", kamu dapat melakukannya dengan menjalankan perintah seperti berikut ini:
zip -u files.zip tes5.txt tes6.txt
Setelah itu akan muncul pesan seperti di bawah ini yang menandakan bahwa file "tes5.txt" dan "tes6.txt" tadi telah berhasil ditambahkan ke dalam arsip "files.zip".
adding: tes5.txt (stored 0%)
adding: tes6.txt (stored 0%)

Oke, sekiranya itu tutorial mengenai cara menggunakan perintah zip di linux. Seperti biasa, kalau ada pertanyaan atau saran yang ingin kamu sampaikan kepada saya, kamu dapat menuliskannya pada kolom komentar yang letaknya ada di bawah postingan ini.

Semoga bermanfaat ya! 😊

No comments